Kompetisi sepakbola Serie A memang telah dimulai sekitar 2 pekan yang lalu. Tetapi tanggal batas transfer di kompetisi kasta tertinggi di Itali ini ditutup kemarin, tanggal 1 September. Otomatis, tidak akan lagi pergantian susunan skuad sampai dengan bursa transfer Januari tahun depan. Di kesempatan ini, saya akan membahas kekuatan, salah satu tim di Serie A, yang juga merupakan Scudetto 4 tahun berturut – turut 4 tahun terakhir. Mereka adalah skuad dari Klub Internazionale Milan, alias Inter Milan. Klub favorit saya tersebut melakukan beberapa transfer bintang, baik keluar, maupun yang masuk sebagai anggota baru.
Nama – nama bintang lama yang dilepas ke klub lain antara lain, Maxwell, ke Barcelona, Julio Cruz ke Genoa, dan mantan striker andalan Inter, Zlatan ‘Ibracadabra’ Ibrahimovic yang dilepas ke Barcelona, untuk ditukar dengan Eto’o plus sejumlah uang. Sedangkan beberapa nama besar yang masuk ke skuad Inter musim ini antara lain, Thiago Motta dan Diego Milito, mantan punggawa Genoa, Eto’o yang ditukar dengan Ibra, Lucio dari Muenchen, serta yang terkahir adalah Weisley Sneider, gelandang serang asal Belanda yang didatangkan dari Real Madrid.
GOALKEEPER
12. Julio Cesar, telah menjadi andalan Inter Milan sejak beberapa musim terakhir. Dialah palang pintu terakhir tim Nerazzuri. Berkat kejeliannya dan kepemimpinannya di bawah mistar, lini belakang Inter mampu bernafas sedikit lega meskipun bola lepas dari pengawasan mereka. Kiper berusia 30 tahun ini juga merupakan kiper no 1 di Timnas Brazil. Cadangan pengganti dan pelapis goalkeeper di Inter Milan adalah, 1. Fransesco Toldo, 21. Paolo Orlandoni, dan 51. Belec Vid. Melihat nama pelapis Julio Cesar tersebut, sudah seharusnyalah Inter mencari pengganti 2 nama gaek di atas, yaitu Toldo dan Orlandoni. Sedangkan Belec masih terlalu hijau dan belum banyak pengalaman, sehingga jika kiper utama Cesar cedera, gawang Inter akan sangat riskan kebobolan.
23. Marc0 Matearazzi, 25. Walter Samuel, 2. Ivan Cordoba, dan 4. Javier Zanetti adalah nama2 berpengalaman di barisan belakang Inter Milan. Tetapi tak bisa dipungkiri, faktor usia terkadang menjadi penghambat untuk menjaga zona pertahanan dengan baik. Maka dari itu, Inter juga memiliki segudang cadangan amunisi yang tak kalah tangguh, untuk digunakan di dalam rotasi pemain belakang. 26. Christian Chivu, 13. Maicon, 6. Lucio yang baru didatangkan dari Muenchen, serta Full Back muda, 39. Davide Santon merupakan pemain2 yang dapat diandalkan oleh Jose Mourinho untuk membentengi gawang Julio Cesar. Dengan formasi Maicon sebagai DR, Zanetti DL, Lucio dan Chivu sebagai DC, lini belakang Inter sangat ideal untuk bertahan, maupun menyerang dari sayap.
